Categories
Kamus Penyakit

Kanker Prostat

Sering ditemukan pada kaum adam, penyakit kanker prostat ternyata sering terlambat dideteksi. Untuk mencegahnya, kamu bisa mengenali beberapa gejalanya ini

Kanker prostat umumnya diderita oleh pria dan menyebabkan masalah kesehatan serius jika dibiarkan tanpa penanganan. Penyakit ini akan ditandai dengan kesulitan buang air kecil.

Kesulitan buang air kecil bukan lah sebuah perkara yang bisa disepelekan oleh kaum pria. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut yuk simak berikut penjelasan mengenai kanker prostat.

Apa itu penyakit kanker prostat?

Kanker prostat adalah kanker yang menyerang kelenjar kecil menyerupai kacang di bawah kandung kemih laki-laki. Dilansir Healthline, penyakit ini banyak menyerang kaum adam yang memasuki usia lanjut.

Penyakit ini menyerang kelenjar prostat yang berfungsi menghasilkan air mani. Cairan ini adalah media sperma yang dikeluarkan melalui saluran kencing saat kaum pria mengalami ejakulasi.

Ketika kelenjar ini mengalami pertumbuhan sel-sel yang tidak wajar, kondisi ini lah yang akan disebut sebagai kanker prostat. Sifatnya ada yang jinak sehingga tidak membutuhkan penanganan khusus. Namun, ada juga yang bersifat ganas dan perlu penanganan medis dengan segera.

Sel-sel kanker tersebut juga bisa menyebar ke organ lain yang ada di dalam tubuh. Akan tetapi ini tidak akan menyebabkan ia berubah nama, sehingga akan tetap disebut sebagai kanker prostat.

Apa penyebab kanker prostat?

Sejauh ini para ahli belum bisa menemukan penyebab pasti dari munculnya penyakit ini. Dilansir Mayo Clinic, dokter baru bisa mendeteksi gangguan kesehatan ini setelah melihat adanya mutasi dan pertumbuhan sel yang tidak wajar pada kelenjar prostat.

Seperti penyakit kanker lainnya, ketidakwajaran tersebut terjadi dengan sangat cepat sampai-sampai membuat sel-sel sehat menjadi mati dan tergantikan.

Efek jangka panjangnya, ketika jumlah sel yang abnormal semakin banyak, mereka akan membentuk tumor yang akan tumbuh membesar dan menyerang jaringan di sekitar prostat.

Siapa saja yang lebih berisiko kanker prostat?

Beberapa hal yang dapat menjadi faktor pemicu terjadinya penyakit ini di antaranya adalah sebagai berikut:

Usia

Risiko penyakit ini menjadi semakin besar seiring dengan pertambahan usia seseorang.

Dilansir Healthline, penyakit ini banyak ditemukan pada pria berusia di atas 65 tahun. Perbandingannya adalah 1 dari 14 pria yang berusia antara 60 sampai 69 tahun diindikasikan mengidap penyakit ini.

Riwayat kesehatan keluarga

Apabila sebelumnya ada anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit ini, maka risiko kamu mengalami hal yang sama menjadi semakin besar.

Hal ini juga berlaku apabila di keluargamu ada yang pernah mengidap kanker payudara. Penyakit tersebut juga turut meningkatkan risiko seseorang terkena jenis kanker satu ini.

Kelebihan berat badan

Pria yang mengalami kegemukan juga terpapar risiko lebih besar akan penyakit ini. Sedikit informasi tambahan, pengobatan jenis kanker ini pada pria yang mengalami obesitas, cenderung lebih sulit dibandingkan pada pria yang memiliki berat badan normal.

Apa gejala dan ciri-ciri kanker prostat?

Kanker ini umumnya terjadi tanpa banyak menunjukkan gejala yang terlihat. Tak heran banyak yang terlambat menyadari bahwa dirinya terkena penyakit ini.

Untuk menghindari keterlambatan dalam mendeteksi gangguan kesehatan ini, kamu perlu mengenai beberapa gejalanya seperti yang tercantum di bawah ini:

Gejala kanker prostat stadium awal

Beberapa gejala kanker prostat stadium awal di antaranya adalah:

Tidak bisa buang air kecil secara normal

Mengingat kelenjar prostat terletak persis di bawah saluran kandung kemih dan mengelilingi saluran kencing. Gejala ini merupakan yang paling umum menandakan terjadinya penyakit ini.

Hal ini terjadi karena keberadaan tumor yang tumbuh di area prostat, akan menekan kedua organ tersebut dan pada akhirnya membuat seseorang mengalami beberapa hal di bawah ini:

  1. Ingin pipis terlalu sering
  2. Aliran air kencing tidak sederas biasanya
  3. Air kencing mengalir dan berhenti sebelum benar-benar selesai
  4. Pipis tanpa disadari ketika batuk atau tertawa
  5. Sulit memulai atau menghentikan air kencing
  6. Tidak mampu pipis sambil berdiri
  7. Ada sensasi panas ketika pipis
  8. Muncul darah ketika buang air kecil (hematuria)

Gangguan seksual

Gejala kanker prostat stadium awal lainnya adalah kesulitan ereksi atau biasa juga disebut sebagai impotensi.

Diketahui bahwa pria yang menderita penyakit ini tak hanya akan susah ejakulasi, tetapi juga mengalami penurunan jumlah air mani. Bahkan ada juga yang mengeluarkan air mani bercampur darah setelah selesai berhubungan intim.

Gejala kanker prostat stadium akhir

Dilansir Web MD, beberapa gejala kanker prostat stadium akhir yang umum terjadi di antaranya adalah sebagai berikut:

Timbul rasa nyeri pada area tubuh tertentu

Meski sebagian besar kanker ini bersifat jinak, tetapi ada juga yang ganas dan mengancam jiwa. Ketika sel-sel kanker yang terdapat pada prostat menyebar ke organ lain, ia bisa berpindah lokasi sampai ke tulang.

Oleh karena itu, ketika hal ini terjadi, seseorang yang menderita penyakit ini juga akan menunjukkan gejala sakit pada area panggul, punggung, bahkan dada.

Lumpuh pada anggota badan bagian bawah

Apabila sel-sel kanker tersebut menyebar sampai ke sumsum tulang belakang, penderitanya akan mengalami mati rasa pada kaki dan saluran kandung kemih. Gejala kanker prostat stadium akhir juga seringnya diiringi dengan sembelit berkepanjangan.

Gejala lainnya

Selain dua ciri di atas, penyakit yang sudah menyebar juga bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala lain. Mulai dari kehilangan nafsu makan, mengalami penurunan berat badan secara drastis, bengkak pada kaki, gampang merasa lelah, mual, sampai muntah.

Apa saja komplikasi yang mungkin terjadi akibat kanker prostat?

Komplikasi penyakit ini biasanya hanya terjadi setelah prostat menjadi cukup besar untuk memengaruhi uretra dan mungkin membutuhkan waktu lama untuk berkembang. Beberapa komplikasi yang mungkin muncul, antara lain:

  • Inkontinesia urin. Penyakit ini bisa memengaruhi uretra dan kandung kemih sehingga menyebabkan kebocoran urine.
  • Disfungsi ereksi. Pertumbuhan jenis kanker ini dan terapi dapat menyeabkan kerusakan pada saraf yang berperan dalam mengontrol ereksi.
  • Penyebaran atau metastasis kanker. Kanker akan menyebar ke luar kelenjar prostat, seperti kelenjar getah bening, tulang, hati, paru-paru, dan otak.
  • Kematian. Mayoritas pria yang mengidap penyakit ini memiliki peluang bertahan hidup selama 5 hingga 15 tahun.

Bagaimana cara mengatasi dan mengobati kanker prostat?

Masih banyak yang mempertanyakan apakah kanker prostat bisa sembuh. Perlu diketahui, ada beberapa metode yang dapat dilakukan untuk mengobati penyakit ini. Beberapa jenis perawatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit ini adalah sebagai berikut:

Perawatan kanker prostat di dokter

Secara umum, penyakit ini bisa ditangani dengan melakukan beberapa prosedur operasi. Tindak operasi yang biasa dokter lakukan, antara lain:

Operasi

Prostat terletak di bawah saluran kecing dan di depan dubur. Tindakan operasi yang dilakukan bernama prostatectomy. Ini bertujuan untuk menghilangkan sebagian atau seluruh kelenjar prostat.

Radiasi

Merupakan tindakan medis yang digunakan untuk membunuh sel-sel kanker melalui paparan sinar radiasi tertentu.

Cyrotherapy

Terapi ini berupaya menghancurkan jaringan tumor yang rusak menggunakan suhu dingin ekstrem. Umumnya tindakan ini memakai cairan nitrogen sebagai alat bantunya.

Terapi hormon

Hormon testosteron yang dihasilkan laki-laki secara tidak langsung memberi makan sel-sel kanker untuk terus tumbuh dan menyebar. Untuk mencegah hal ini terjadi, dilakukan terapi pemberian hormon Lupron yang efektif mengurangi hormon testosterone di dalam tubuh.

Kemoterapi

Tindakan ini dengan pemberian obat-obatan kimia yang bertujuan menghancurkan pertumbuhan sel kanker secara drastis di dalam tubuh.

Apabila kanker yang diderita sangat ganas dan telah mengalami metastasi, kemungkinan besar ia telah menyebar sampai ke tulang. Dalam kondisi ini biasanya dokter akan melakukan kombinasi dari beberapa langkah di atas untuk menanganinya.

Cara mengatasi kanker prostat secara alami di rumah

Perlu diketahui, diet sehat yang kaya akan buah dan sayuran padat nutrisi dapat mengurangi risiko penyakit ini. Buah tomat dengan kandungan likopen yang merupakan antioksidan kuat juga bisa membantu menghambat pertumbuhan tumor prostat.

Selain likopen, mengonsumsi jus delima dan makan buahnya secara utuh bisa membantu mengatasi penyakit ini. Pastikan untuk mengonsumsinya dalam jumlah sedang agar manfaat bisa sepenuhnya didapatkan.

Apa saja obat kanker prostat yang biasa digunakan?

Seorang pria yang menderita jenis kanker ini juga perlu mengonsumsi obat-obatan untuk mempercepat penyembuhan. Nah, obat ini dibagi menjadi dua jenis yakni medis dan dari bahan alami.

Obat kanker prostat di apotek

Dokter umumnya akan memberikan resep obat untuk penderita jenis kanker satu ini. Beberapa obat yang bisa didapatkan di apotek, antara lain apalutamide, cabazitaxel, flutamide, dan nilutaminde.

Obat kanker prostat alami

Cara alami untuk mengatasi penyakit ini pada pria adalah rutin mengonsumsi produk kedelai, seperti tahu dan susu kedelai. Selain itu, kamu juga bisa memperbanyak asupan asam lemak omega 3, meliputi kenari dan biji rami.

Apa saja makanan dan pantangan untuk penderita kanker prostat?

Beberapa senyawa dalam makanan dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini. Nah, berikut makanan dan pantangan yang perlu kamu ketahui.

  • Selenium dan vitamin E
  • Minyak sayur
  • Daging panggang
  • Gula dan karbohidrat

Kanker prostat pada usia muda

Kanker prostat pada usia muda bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Beberapa faktor penyebab kanker prostat pada usia muda, antara lain diet tidak sehat, lingkungan, dan riwayat keluarga.

Karena itu, ubahlah gaya hidup seperti rutin berolahraga dan lakukan diet sehat untuk mencegah kanker prostat pada usia muda. Bicarakan juga dengan dokter apakah kanker prostat bisa sembuh dan tidak menyebabkan komplikasi serius.

Bagaimana cara mencegah kanker prostat?

Beberapa faktor pemicu penyakit ini seperti usia dan gen memang tidak bisa dikendalikan oleh kita. Akan tetapi kamu bisa memperkecil risiko terjadinya penyakit ini dengan melakukan gaya hidup sehat. Misalnya berhenti merokok, makan makanan sehat, dan rutin berolahraga.

Beberapa jenis makanan yang bisa membantu mengurangi risiko terjadinya kanker prostat adalah tomat, brokoli, kale, ikan, kedelai, dan minyak zaitun. Sementara yang perlu dihindari adalah daging merah, lemak jenuh pada produk hewani, susu, mentega, dan keju.

Pemeriksaan dan diagnosis

Jenis kanker satu ini yang paling banyak terjadi disebut dengan istilah medis adenocarcinoma. Ia tumbuh di jaringan yang terdapat pada kelenjar prostat. Diagnosis gangguan kesehatan ini umumnya terdiri dari:

Digital rectal exam (DRE)

Pada pemeriksaan ini dokter akan memasukkan jari yang telah dibungkus sarung tangan medis ke dalam dubur. Apabila dokter merasakan ada benjolan keras pada kelenjar prostat, maka itu bisa menjadi pertanda awal terjadinya tumor.

Prostate specific antigen (PSA)

Tes ini dilakukan dengan prosedur pengambilan darah. Tujuannya untuk melihat kadar PSA, yakni sebuah protein yang dihasilkan oleh kelenjar prostat. Rentang usia yang disarankan pada pria untuk mengambil tes ini adalah:

  1. Usia 40 tahun, untuk pria yang berisiko tinggi. Misalnya yang memiliki kerabat satu tingkat di atas dengan riwayat penyakit kanker prostat (ayah, kakak laki-laki, atau anak) pada usia di bawah 65 tahun.
  2. Usia 45 tahun, untuk pria yang berisiko tinggi karena memiliki ras Afrika-Amerika dan memiliki kerabat satu tingkat di atas dengan riwayat penyakit kanker prostat (ayah, kakak laki-laki, atau anak) pada usia di bawah 65 tahun.
  3. Usia 50 tahun, untuk pria dengan risiko sedang yang memiliki harapan hidup selama 10 tahun ke depan atau lebih.

Meski begitu kadar PSA yang tinggi bukan pertanda mutlak bahwa seseorang mengalami kanker prostat. Jadi tes ini lebih disarankan kepada pria yang termasuk kategori tinggi seperti yang disebutkan pada ketiga poin di atas.

Biopsi prostat

Jika kedua tes di atas belum menunjukkan hasil yang jelas, dokter dapat melakukan tindakan lanjutan berupa biopsi. Tekniknya dengan mengambil sebagian kecil kelenjar prostat untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium.

Biopsi pada prostat akan menghasilkan sebuah skor yang dinamakan gleason scale. Ini berfungsi untuk mengklasifikasi kelas sel kanker pada prostat. Skor ini juga menunjukkan seberapa abnormal bentuk sel, dan bagaimana tingkat kecepatan sel kanker tumbuh dan menyebar.

Sebagai gambaran umum, gleason score yang lebih rendah dari 6 menandakan kamu tidak menunjukkan gejala kanker. Namun, jika skornya adalah 7 atau di atasnya, kamu diindikasikan mengalami gejala penyakit ini.

Untuk kasus ini, dokter akan menilai kadar PSA di dalam sel tersebut untuk ditelaah lebih lanjut dan bisa membantu memberikan diagnosis yang tepat.

Tes lainnya

Selain ketiga tes di atas, dokter juga bisa melakukan beberapa pemeriksaan pelengkap seperti scan MRI, CT scan, atau scan tulang.

Stadium kanker prostat

Setiap hasil pemeriksaan yang telah dilakukan akan menjadi dasar bagi dokter untuk menentukan tingkat kanker prostat yang diderita. Beberapa pertimbangan yang dipakai untuk menentukan hal ini di antaranya adalah:

  1. Besar atau seberapa luas tumor telah menyebar
  2. Jumlah kelenjar getah bening yang terlibat
  3. Apakah kanker telah menyebar ke organ lain atau tidak

Kanker ini terdiri dari 4 tingkatan di mana stadium 4 merupakan kanker dengan gejala yang paling berbahaya. Nah, itu dia penjelasan mengenai apakah kanker prostat bisa sembuh dan metode penanganan penyakit yang tepat.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar kanker prostat? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *